Kecamatan Cilegon, sebagai salah satu dari delapan kecamatan di Kota Cilegon, memiliki posisi strategis dan sejarah perkembangan yang erat kaitannya dengan kotanya. Sebagai bagian dari "Kota Baja", Kecamatan Cilegon berada di tengah-tengah pusat pemerintahan dan perekonomian yang didominasi oleh industri. Meskipun dikelilingi oleh geliat industri modern, wilayah ini juga menyimpan jejak sejarah kolonial yang terlihat dari beberapa bangunan lama.
Secara administratif, Kecamatan Cilegon terdiri dari beberapa kelurahan seperti Bagendung, Ciwedus, Bendungan, dan Ketileng. Perkembangan tata kota juga terus berjalan, termasuk dengan penataan batas-batas kelurahan untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat. Dengan lokasi yang berdekatan dengan berbagai fasilitas vital seperti kawasan industri dan akses menuju jalan tol, Kecamatan Cilegon menjadi pusat kegiatan yang dinamis, baik dari segi pemerintahan maupun aktivitas sosial masyarakat.